TVRINews, Yogyakarta
Petani di wilayah Kalurahan Tamanmartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman, kini tidak perlu lagi mencari pupuk ke wilayah Tirtomartani. Petani tidak lagi kesulitan memperoleh pupuk bersubsidi seiring hadirnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah mereka.
Melalui unit usaha atau gerai pupuk yang dikelola KDKMP, petani yang tergabung dalam kelompok tani (poktan) dapat dengan mudah memperoleh pupuk bersubsidi, seperti urea dan NPK. Kemudahan ini juga dapat dirasakan petani dari luar wilayah, selama masih terdaftar dalam Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).
Salah seorang petani, Heriyanto, mengaku terbantu dengan keberadaan gerai pupuk KDKMP di Tamanmartani. Menurutnya, lokasi penyaluran yang lebih dekat membuat proses pengambilan dan distribusi pupuk menjadi lebih cepat.

"Alhamdulillah, lokasi kita lebih dekat dengan penyalurnya. Kalau dulu kan di luar Tamanmartani, sekarang sudah ada di Tamanmartani. Otomatis, dari segi jarak, pengambilan, dan distribusinya lebih cepat," ujar Heriyanto, dikutip Rabu, 4 November 2026.
Pengelola Gerai Pupuk KDKMP Tamanmartani, Kuswardana, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap keberadaan gerai tersebut cukup tinggi. Selain lokasinya lebih dekat, pihak koperasi juga memberikan layanan jemput bola kepada petani.
"Di sini warga antusias karena lokasinya lebih dekat. Kita juga punya fasilitas jemput bola dipetani, dan serapan ternyata lebih tinggi daripada dulu di pengecer yang di kalurahan sebelah," kata Kuswardana.
Hingga periode September 2026, penyerapan pupuk bersubsidi di KDKMP Tamanmartani telah mencapai 350 ton dari total kontrak 400 ton yang dialokasikan.
Tingginya angka penyerapan ini menjadi bukti bahwa kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sangat dirasakan manfaatnya oleh para petani.









