TVRINews, Yogyakarta
Sebanyak 60 Koperasi Unit Desa (KUD) yang tersebar di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih aktif menjalankan fungsi kelembagaan dan pelayanan kepada masyarakat. Di tengah hadirnya program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), KUD diharapkan dapat membangun sinergi guna memperkuat perekonomian desa.
Bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional yang diperingati setiap 12 Juli, Bendahara Pusat Koperasi Unit Desa (Puskud) Mataram, Suwaldi, menyampaikan salah satu indikator keaktifan KUD terlihat dari penyelenggaraan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Hingga pertengahan 2026, sekitar 75 persen KUD di DIY telah melaksanakan RAT. Berbagai layanan kepada masyarakat juga masih berjalan.
Suwaldi menilai kehadiran KDMP sebagai program pemerintah tidak semestinya dipandang sebagai pesaing KUD. Menurutnya, kedua koperasi dapat tumbuh bersama melalui kerja sama yang saling menguntungkan.
"Sekarang ada KDMP yang juga merupakan program pemerintah. Mestinya bisa berjalan bersama dan beriringan sehingga dapat saling bekerja sama. Jangan sampai justru muncul persaingan yang tidak sehat," ujar Suwaldi, Bendahara Puskud Mataram, Selasa, 14 Juli 2026.
Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) DIY, Syahbenol Hasibuan, juga menilai KDMP memiliki karakter yang hampir sama dengan KUD. Keduanya berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dengan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.
"Sebenarnya Koperasi Desa Merah Putih itu identik dengan KUD. Hanya saja berbeda zaman dan istilah. Namun, karakternya hampir sama, yaitu memberdayakan masyarakat dengan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi," kata Syahbenol Hasibuan.
Seiring perkembangan zaman, KUD tidak lagi hanya berfokus pada sektor pertanian dan perkebunan seperti pada masa awal berdirinya. Kini, KUD telah mengembangkan berbagai layanan, mulai dari pembayaran tagihan listrik, penyediaan kebutuhan rumah tangga dan alat tulis kantor, hingga distribusi gas elpiji.
Transformasi tersebut diharapkan membuat KUD tetap menjadi penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus mampu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat di tengah hadirnya berbagai program koperasi pemerintah.










