TVRINews, Yogyakarta
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengukuhkan Pengurus Ikatan Keluarga Pelajar dan Mahasiswa (IKPM) Sumatera Selatan Yogyakarta periode 2026–2028 di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu, 8 Juli 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri mahasiswa serta masyarakat asal Sumatera Selatan yang berdomisili di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, Herman Deru mengajak mahasiswa untuk menjadi generasi yang berilmu, berdaya saing, serta menjunjung tinggi adab dan akhlak. Menurutnya, ilmu pengetahuan perlu diimbangi dengan karakter yang baik agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tetap menjaga nama baik Sumatera Selatan selama menempuh pendidikan di perantauan. Selain itu, mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi bagi pembangunan daerah melalui gagasan, inovasi, dan pemikiran yang bermanfaat.
"Kita adalah provinsi yang mencanangkan diri berani menjadi tujuan wisata kesehatan. Di Indonesia, baru kita yang mencanangkan hal ini karena kita siap dari sisi peralatan, sumber daya manusia, hingga kualitas pelayanan. Selain itu, kita juga bersilaturahmi dengan keluarga besar masyarakat Sumatera Selatan di Yogyakarta dan Jawa Tengah yang jumlahnya sangat banyak. Pemuda harus menjadi generasi yang memiliki daya saing, berani berkompetisi, tetapi dibekali ilmu pengetahuan dan akhlak yang baik," ujar Herman Deru.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga menyosialisasikan program Health Tourism kepada masyarakat Sumatera Selatan di perantauan.
Program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus mendukung sektor kesehatan sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, Ketua IKPM Sumatera Selatan Yogyakarta, Thomas Antoni, mengatakan IKPM berperan sebagai wadah yang menghimpun mahasiswa dan masyarakat Sumatera Selatan di Yogyakarta. Organisasi tersebut juga diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat Sumatera Selatan yang berada di perantauan.
"Peran IKPM, khususnya di Yogyakarta, adalah menjadi wadah untuk menghimpun seluruh masyarakat Sumatera Selatan, terutama di lingkungan mahasiswa. Salah satu misi kami adalah menjadikan IKPM sebagai perpanjangan tangan antara pemerintah dengan mahasiswa maupun masyarakat Sumatera Selatan di Yogyakarta. Selain itu, kami juga ingin memperkuat branding dan mempromosikan Tanah Sriwijaya kepada masyarakat di Tanah Mataram," kata Thomas Antoni.
Berdasarkan data IKPM Sumatera Selatan Yogyakarta, sekitar 4.700 mahasiswa asal Sumatera Selatan saat ini menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta.
Sementara itu, data Ikatan Keluarga Besar Sumatera Selatan (IKABESS) Yogyakarta mencatat jumlah masyarakat asal Sumatera Selatan yang berdomisili di Daerah Istimewa Yogyakarta telah mencapai lebih dari 25.000 orang.
Jumlah tersebut dinilai menjadi potensi strategis untuk mendukung pembangunan Sumatera Selatan melalui kontribusi sumber daya manusia yang menempuh pendidikan maupun berkarier di berbagai daerah.










