TVRINews, Yogyakarta
Kepadatan kendaraan mulai terlihat di jalur utama Yogyakarta–Magelang seiring dimulainya pengerjaan fisik penggantian Jembatan Batang A atau Jembatan Kerakitan di Salam, Magelang, Jawa Tengah. Proyek strategis tersebut didanai APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak Rp7,4 miliar.
Jembatan yang akan dibangun memiliki bentang 18 meter dengan total panjang penanganan mencapai 350 meter. Meski kontrak pekerjaan telah dimulai sejak 29 April 2026, penutupan arus lalu lintas baru diberlakukan pada 1 Juni 2026 setelah mempertimbangkan masa libur panjang Iduladha dan Waisak, serta penyelesaian survei teknis lapisan tanah.
PPK Dirjen Bina Marga BBPJN Jawa Tengah–DIY Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Jutika Adityanugraha, menyampaikan koordinasi dilakukan dengan sejumlah instansi terkait sebelum penutupan jalan diterapkan.
"Kami berkoordinasi dengan pihak satelitas foresta Magelang dan pihak BISU terkait dengan penutupan lalu lintas. Karena kami kemarin terkendala dengan adanya libur panjang, long weekend Idul Adha dan Waisak oleh karenanya dari pihak satelitas dan dari BISU mengizinkan kami untuk menutup lalu lintas per tanggal 1 Juni. Tapi sebelum itu kami sudah melawan pengerjaan, tapi bukan di atas, bukan di sisi jembatannya, tapi di bawah," ujar Jutika Adityanugraha selaku PPK Dirjen Bina Marga BBPJN Jateng–DIY KemenPUPR, Jumat, 5 Juni 2026.
Untuk mengantisipasi kepadatan di sekitar lokasi proyek, Satuan Lalu Lintas Polresta Magelang menerapkan skema contraflow di sekitar jembatan. Arus kendaraan dari arah Yogyakarta menuju Magelang dialihkan menjadi dua arah.
Polisi juga menyiapkan sejumlah jalur alternatif bagi kendaraan pribadi. IPTU Rosyid Sugiarto selaku KBO Satlantas Polresta Magelang menjelaskan rute pengalihan arus telah disiapkan melalui beberapa gang penghubung di wilayah sekitar.
“Contoh dari Yogyakarta menuju Magelang, nanti ada dua ruasa atau dua gang yang sudah kami siapkan untuk pengalian arus. Yang pertama di gang Idomaret, nanti akan tebusnya di Mantingan, Bisa Mantingan. (Dan nanti kalau tepuk kanan tebusnya nanti sampai Simpang, Tiga Semen. Dan ada lagi juga di Jagang Tidul, yaitu tepatnya di bawah Tugu Ireng. Nanti Bisa Tegokiri nanti akan tebusnya di Ringin Pasar Meluar.” ujar IPTU Rosyid Sugiarto selaku KBO Satlantas Polresta Magelang.
Jalur alternatif tersebut hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda dua dan roda empat pribadi. Sementara bus dan truk tetap diarahkan melalui jalur utama. Proyek penggantian Jembatan Batang A ditargetkan selesai pada 26 Oktober 2026.










