TVRINews, Gunung Kidul
Dua ekor penyu ditemukan dalam kondisi mati dan terdampar di dua pantai di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam dua hari berturut-turut. Kedua bangkai penyu tersebut masing-masing diperkirakan berbobot sekitar 30 kilogram dan 20 kilogram.
Petugas Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron langsung mengevakuasi dan mengubur kedua bangkai penyu di area pasir. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah bau menyengat yang dapat mengganggu kenyamanan wisatawan.
Salah satu bangkai penyu ditemukan di kawasan Pantai Nglolang, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul. Bangkai tersebut ditemukan petugas saat melakukan patroli di sekitar pantai.
Penemuan bermula ketika petugas melihat benda mencurigakan mengapung di perairan. Setelah didekati, benda tersebut diketahui merupakan seekor penyu yang telah mati dan dalam kondisi membusuk sehingga mengeluarkan aroma tidak sedap.
Petugas kemudian mengevakuasi bangkai penyu ke tepi pantai. Penyu tersebut diperkirakan memiliki bobot sekitar 30 kilogram, panjang 65 sentimeter, dan lebar 35 sentimeter. Bangkai kemudian dikubur di area pasir untuk menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan di sekitar lokasi.
Sehari sebelumnya, temuan serupa terjadi di Pantai Sepanjang. Seekor penyu ditemukan dalam kondisi mati dan terdampar di kawasan pantai. Setelah mendapat laporan, petugas Satlinmas mendatangi lokasi dan mengevakuasi bangkai tersebut.
Penyu kedua diperkirakan memiliki bobot sekitar 20 kilogram, panjang 60 sentimeter, dan lebar 30 sentimeter. Bangkai penyu tersebut kemudian dikubur di area pasir. Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II, Surisdiyanto, mengatakan kedua penyu ditemukan dalam kondisi telah mati dan langsung ditangani petugas.
“Saat patroli, kami menemukan sebuah bangkai penyu yang masih mengapung di sisi pantai. Setelah terkena ombak, bangkai tersebut menepi. Setelah kami datangi, ternyata seekor penyu sudah dalam kondisi mati. Karena di sisi kanan dan kiri terdapat pengunjung, kami langsung mengevakuasinya ke tepi pantai. Selanjutnya, bangkai penyu tersebut kami kubur untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengunjung karena kondisinya sudah membusuk dan mengeluarkan bau yang cukup menyengat,” ujar Surisdiyanto, dikutip Senin, 24 Agustus 2026.
Menurut Surisdiyanto, temuan serupa juga terjadi sehari sebelumnya di Pantai Sepanjang, tepatnya di sebelah timur Pantai Nglolang.
“Untuk hari sebelumnya juga ditemukan satu ekor penyu yang belum diketahui jenisnya. Penyu tersebut mendarat di Pantai Sepanjang dan juga kami kubur. Jadi, selama dua hari ini sudah ada dua ekor penyu yang ditemukan dalam kondisi mati dan keduanya langsung kami kubur di area pasir,” lanjutnya.
Hingga kini, jenis penyu maupun penyebab kematian kedua satwa tersebut belum diketahui.
Temuan dua bangkai penyu dalam dua hari berturut-turut menjadi perhatian di kawasan pantai selatan Gunungkidul. Penyu merupakan salah satu satwa laut yang kerap ditemukan di perairan selatan Gunungkidul.
Petugas mengimbau wisatawan dan masyarakat untuk segera melaporkan kepada petugas terdekat apabila menemukan satwa laut yang terdampar, baik dalam kondisi hidup maupun mati. Langkah tersebut diperlukan agar satwa dapat segera ditangani sesuai dengan kondisi dan prosedur yang berlaku.










