TVRINews, Yogyakarta
Seto, sapi jumbo asal Kabupaten Kulon Progo, terpilih sebagai salah satu sapi kurban Presiden Prabowo Subianto pada Hari Raya Iduladha mendatang. Sapi jenis Peranakan Ongole (PO) tersebut lolos seleksi ketat dalam Program Bantuan Masyarakat Tahun 2026.
Dengan bobot mencapai sekitar 838 kilogram dan tinggi 170 sentimeter, Seto tampil gagah dan bertubuh gempal. Sapi ini merupakan milik Sutarna, seorang guru di SMP Negeri 2 Nanggulan, Kulon Progo.
Setiap hari, sebelum berangkat dan sepulang mengajar, Sutarna rutin merawat Seto dengan memberikan pakan berupa rumput segar dan komboran sebanyak tiga kali sehari. Selain pakan hijauan, Seto juga rutin mendapatkan vaksin dan obat cacing agar tetap sehat serta memiliki bobot optimal.

Terpilihnya Seto sebagai sapi kurban presiden menjadi kebanggaan tersendiri bagi Sutarna. Pasalnya, pada tahun 2023 lalu, salah satu sapi peliharaannya yang bernama Bimo juga pernah lolos seleksi sapi kurban presiden.
“Sapi ini saya beri nama Seto. Beratnya 838 kilogram. Perawatannya biasa saja, diberi makan hijauan dan komboran, paling tiga kali sehari,“ kata Sutarna, Jumat, 22 Mei 2026.
“Sebenarnya tahun lalu sudah saya ajukan, tetapi memang terlambat dan bobotnya belum mencapai syarat," lanjutnya.
Sapi Seto dihargai sekitar Rp80 juta. Hasil penjualan sapi tersebut rencananya akan digunakan Sutarna untuk mengembangkan usaha peternakannya. Ia berharap usaha budidaya sapi yang dirintisnya dapat menjadi sumber pemasukan saat memasuki masa pensiun nanti.










