TVRINews, Yogyakarta
Kebanggaan dirasakan Sarjono, peternak asal Jati Tegal, Kapanewon Pleret, Kabupaten Bantul. Salah satu sapi peliharaannya terpilih menjadi hewan kurban Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada perayaan Iduladha 1447 Hijriah.
Sapi jenis Peranakan Ongole (PO) dengan bobot hampir satu ton itu telah dipelihara Sarjono selama sekitar tiga tahun. Selama masa perawatan, sapi yang diberi nama “Mbah Iran” tersebut mendapatkan perhatian khusus, mulai dari pakan berkualitas hingga kebersihan kandang yang dijaga setiap hari.
Sarjono mengaku tidak menyangka sapi peliharaannya bisa terpilih sebagai hewan kurban orang nomor satu di Indonesia.
“Dokter hewan mengajukan ke Dinas Bantul dan diteruskan ke Jakarta. Saya kemudian ditelepon dari Jakarta bahwa sapi ini terpilih untuk Bapak Presiden Prabowo. Alhamdulillah senang karena dipercaya dan dibutuhkan oleh orang nomor satu di Indonesia,” ujar Sarjono, Minggu (17/5/2026).
Proses pemilihan sapi tersebut berawal dari usulan dokter hewan Puskeswan setempat yang kemudian diteruskan ke Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bantul, sebelum akhirnya masuk ke tim kepresidenan di Jakarta.
Sapi “Mbah Iran” telah dibeli dengan harga sekitar Rp90 juta. Menjelang Iduladha, tim dokter hewan dari Puskeswan juga telah memberikan perawatan tambahan berupa vitamin dan obat cacing untuk menjaga kondisi kesehatan hewan tersebut.
Rencananya, sapi kurban Presiden itu akan disembelih di wilayah Bantul pada perayaan Iduladha 1447 Hijriah. Meski mengaku berat hati, Sarjono tetap ikhlas melepas sapi kesayangannya untuk ibadah kurban.










