TVRINews, Yogyakarta
Puluhan layang-layang berukuran besar dengan warna-warni menghiasi langit Laguna Pantai Depok, Parangtritis, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Atraksi tersebut menjadi bagian dari International Kitesurfing Festival 2026 yang menghadirkan peserta dari berbagai negara.
Sebanyak 25 peserta ambil bagian dalam festival tersebut. Mereka memanfaatkan hembusan angin untuk mengendalikan layang-layang atau kite yang terhubung dengan papan selancar dan melaju di atas permukaan laguna.
Kitesurfing merupakan olahraga air yang memadukan kemampuan mengendalikan layang-layang dengan keterampilan berselancar. Peserta dapat melaju dengan kecepatan tinggi, melakukan manuver, hingga melompat di udara.
Kondisi angin di Laguna Pantai Depok yang cukup kencang membuat layang-layang peserta terbentang sempurna. Aksi para pesurf pun menjadi tontonan menarik bagi wisatawan yang berada di kawasan Pantai Depok.
Laguna Pantai Depok dipilih sebagai lokasi festival karena memiliki karakteristik perairan yang mendukung aktivitas kitesurfing. Area permainan juga disesuaikan dengan tingkat kemampuan peserta, mulai dari pemula hingga pesurf berpengalaman.
Ketua Panitia International Kitesurfing Festival 2026, Arif Effendi, mengatakan olahraga kitesurfing memiliki daya tarik tersendiri karena menawarkan tantangan sekaligus pengalaman menikmati alam.
Menurut Arif, kehadiran peserta mancanegara juga berpotensi memberikan dampak terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Yogyakarta. Peserta yang tinggal lebih lama di daerah tersebut dinilai memiliki kesempatan untuk mengenal budaya dan berbagai produk ekonomi kreatif lokal.
“Mereka ini orang-orang yang hobinya memang tantangan. Kalau sudah bermain bisa seminggu, dua minggu. Dengan tinggal lebih lama, mereka bisa melihat budaya kita, industri kreatif dan lainnya. Multiplier effect-nya ini bagus,” ujar Arif, Selasa, 22 September 2026.
Penyelenggara berharap festival tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak sehingga Laguna Pantai Depok dapat dikembangkan sebagai salah satu lokasi kitesurfing di Pulau Jawa.
“Bisa disupport oleh semua pihak dan ini menjadi tempat andalannya kitesurfing di Jawa,” katanya.
International Kitesurfing Festival 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga mendorong pengembangan sport tourism di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kehadiran peserta dari berbagai negara sekaligus menjadi peluang untuk memperkenalkan potensi wisata Yogyakarta, khususnya kawasan Pantai Depok, kepada wisatawan mancanegara.
Melalui festival ini, Laguna Pantai Depok diharapkan semakin dikenal sebagai destinasi olahraga air sekaligus bagian dari pengembangan pariwisata berbasis olahraga di Yogyakarta.










