TVRINews, Yogyakarta
Sebuah truk tronton bermuatan keramik terguling di Jalan Siliwangi (Ring Road Barat), Kalurahan Trihanggo, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Rabu, 15 Juli 2026.
Kecelakaan tunggal tersebut diduga terjadi akibat pergeseran muatan saat kendaraan melintasi tikungan.
Peristiwa itu sempat terekam kamera pengendara mobil yang berada di belakang truk. Dalam rekaman terlihat truk melaju dengan kecepatan rendah saat memasuki tikungan di wilayah Dusun Ngawen. Tak lama kemudian, badan truk mulai miring ke sisi kiri hingga akhirnya terguling.
Akibat kejadian tersebut, puluhan ton keramik yang diangkut tumpah ke badan jalan. Sebagian besar muatan dilaporkan pecah sehingga mengalami kerusakan.
Sopir truk, Nurkholis, mengatakan saat kejadian dirinya didampingi seorang rekannya asal Surabaya. Ia menjelaskan truk terguling setelah muatan di dalam bak kendaraan bergeser ke sisi kiri. Menurutnya, kecelakaan bukan disebabkan oleh ban pecah.
"Awalnya jalan pelan-pelan, lalu kondisi aspal di tikungan miring ke kiri. Muatan ikut bergeser ke kiri, tidak bisa ditahan, akhirnya mobil terguling," ujar Nurkholis.
Sementara itu, anggota Unit Lalu Lintas Polsek Gamping, Aipda Paulus Danyu Sulawan, mengimbau pengendara agar lebih berhati-hati saat melintasi kawasan tersebut, terutama di tikungan Jalan Siliwangi, Dusun Ngawen.
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara dan menjaga jarak aman ketika melintas di tikungan Jalan Siliwangi, tepatnya di wilayah Dusun Ngawen," kata Paulus.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kecelakaan tersebut. Namun, kerugian material akibat kerusakan kendaraan dan muatan keramik diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Petugas kepolisian bersama warga melakukan pengamanan lokasi serta mengevakuasi kendaraan untuk mengembalikan kelancaran arus lalu lintas.










