TVRINews, Bantul
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 tahun 2026 di wilayah Kodim 0729/Bantul dipusatkan di Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Program ini merupakan kolaborasi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Bantul, instansi pendukung, serta elemen masyarakat.
Ratusan personel TNI diterjunkan dalam pelaksanaan TMMD kali ini untuk membantu masyarakat mewujudkan akses jalan yang lebih layak. Pembangunan tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi dan usaha pertanian warga.
Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan di lapangan desa setempat yang dihadiri langsung oleh Danrem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hartono.
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mewujudkan pembangunan kawasan perdesaan.
Danrem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hartono, menyampaikan bahwa nilai gotong royong sebagai warisan budaya bangsa turut diterapkan dalam pelaksanaan TMMD sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Kolaborasi antara TNI, rakyat, pemerintah daerah, dan instansi pendukung lainnya dinilai mampu membantu menyelesaikan berbagai permasalahan di tengah masyarakat.
Sasaran program TMMD kali ini meliputi pembangunan infrastruktur desa, antara lain pengerasan akses jalan ekonomi dan pertanian warga, pengecoran beton, pembangunan talud dan gorong-gorong, serta rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).
Menurut Lurah Sendangsari, akses jalan yang dibangun melalui program TMMD telah lama dinantikan masyarakat karena memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas warga. Selain menjadi penghubung dua wilayah padukuhan, jalan tersebut juga merupakan jalur utama untuk mendukung kegiatan pertanian.
Kini, warga menyambut baik pembangunan tersebut karena harapan untuk memiliki akses jalan yang layak mulai terwujud melalui program TMMD ke-130 tahun 2026.
Komitmen TNI dalam program TMMD kali ini juga mencakup pembinaan dan pengembangan potensi lokal, baik di bidang seni budaya maupun usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Brigjen TNI Yuniar Dwi Hartono menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD turut melibatkan masyarakat dalam kegiatan seni budaya dan UMKM, serta berbagai kegiatan nonfisik, seperti pembinaan mental dan sosialisasi program pemerintah daerah.
“Untuk upacara kali ini memang melibatkan kesenian dan UMKM serta pelibatan kurang lebih 150 masyarakat yang nanti bersama-sama di titik yang dilaksanakan kegiatan-kegiatan secara fisik, tapi juga ada juga kegiatan nonfisik yang melibatkan masyarakat, pembinaan mental, bersama-sama sosialisasi beberapa item dari pemerintah daerah. Intinya, prosperity aspect juga kita sentuh” ujarnya, Rabu, 14 Oktober 2026.
Sementara itu, Lurah Sendangsari, Durori, mengatakan pembangunan akses jalan di wilayahnya diharapkan dapat membuka peluang ekonomi bagi warga, khususnya di Padukuhan Jaten, Mangir Lor, Kunden, dan Benyo.
“Membuka akses ekonomi untuk masyarakat, terutama di Padukuhan Jaten, Mangar Lor, Kunden, dan Benyo, sehingga warga saya yang petani semua ini bisa memanfaatkan jalan untuk mengangkut hasil panennya. Sehingga, ini adalah sinergitas program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia,” ujar Durori.
Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat dinilai menjadi wujud pelestarian nilai-nilai luhur bangsa, yaitu gotong royong dan kebersamaan dalam proses pembangunan wilayah perdesaan.
Pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya melalui sektor pertanian. Dengan akses jalan yang lebih layak, mobilitas warga dan pengangkutan hasil panen diharapkan menjadi lebih mudah sehingga dapat mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.
Selain pembangunan fisik, pembinaan potensi lokal juga menjadi bentuk perhatian terhadap pengembangan masyarakat. Upaya ini diarahkan untuk mendorong potensi unggulan wilayah, baik di bidang seni budaya maupun usaha ekonomi, sehingga program TMMD diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.










