TVRINews, Yogyakarta
Sebanyak 11 tabung gas LPG dilaporkan hilang dari sebuah warung makan di kawasan Bendungan Wates, Kabupaten Kulon Progo. Aksi pencurian tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan kini masih dalam penyelidikan kepolisian.
Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku beraksi seorang diri pada pagi hari saat kondisi sekitar relatif sepi. Pelaku datang menggunakan sepeda motor matik yang dilengkapi keranjang di bagian belakang.
Setelah tiba di lokasi, pelaku langsung mengambil tabung-tabung gas yang disimpan di teras warung. Dalam waktu singkat, seluruh tabung berhasil dibawa kabur tanpa diketahui oleh warga maupun pekerja yang berada di sekitar lokasi.
Pemilik warung, Sigit Priyono, baru mengetahui kejadian tersebut setelah mendapati tabung gas miliknya hilang. Ia kemudian memeriksa rekaman CCTV dan melaporkan kasus itu ke polisi.
Kasatreskrim Polres Kulon Progo, Iptu Subihan Afuan Ardhi, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan menganalisis rekaman CCTV untuk mengidentifikasi pelaku.
"Ciri-ciri pelaku menggunakan sepeda motor matik. Saat kejadian mengenakan baju berwarna putih, celana jeans, dan memakai helm. Pelaku sempat terekam CCTV yang saat ini masih kami pelajari dan analisis lebih lanjut," ujar Subihan, Selasa, 17 Juni 2026.
Sementara itu, korban menduga pelaku memanfaatkan situasi saat warung sedang lengang dan pekerja yang berjaga dalam kondisi beristirahat.
"Ada dua rekan yang berjaga di sini. Mungkin karena kelelahan setelah berjualan sehingga sedang tertidur saat kejadian. Pelaku datang sekitar pukul 09.00 WIB. Mungkin memang sedang lengah sehingga kejadian ini bisa terjadi," kata Sigit.
Awalnya, korban mengira hanya sembilan tabung gas yang hilang. Namun setelah meneliti kembali rekaman CCTV, jumlah tabung yang dicuri ternyata mencapai 11 unit.
"Awalnya yang terlihat hilang sembilan tabung. Setelah dicek lagi melalui CCTV secara detail, total ada 11 tabung yang dibawa pelaku. Sekitar delapan atau sembilan tabung di antaranya dalam kondisi berisi," ujarnya.
Polisi membenarkan adanya laporan pencurian tersebut dan saat ini masih memburu pelaku. Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat sistem pengamanan guna mencegah terjadinya tindak kejahatan serupa.










