TVRINews, Yogyakarta
Sejak Sabtu pagi, ribuan warga memadati Taman Lumbini, kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, untuk mendapatkan nomor antrean layanan pengobatan gratis. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Suci Waisak yang diselenggarakan oleh Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi).
Berbagai layanan kesehatan disediakan dalam bakti sosial tersebut, mulai dari pemeriksaan umum, poli mata, poli gigi, hingga poli bedah minor. Panitia juga menyediakan layanan skrining tuberkulosis (TBC) serta operasi katarak bagi masyarakat yang membutuhkan.
Wakil Ketua Waisak Nasional 2026, Karuna Murdaya, mengatakan kegiatan ini melibatkan ratusan tenaga kesehatan dengan target ribuan peserta.
“Selain itu, kami juga mengadakan skrining dan operasi katarak. Hari ini juga dilakukan skrining TBC dalam jumlah besar. Tenaga kesehatan yang terlibat sekitar 500 orang. Kami menargetkan 7.000 hingga 8.000 peserta. Untuk pasien katarak masih menunggu hasil skrining. Mudah-mudahan target tercapai, atau bahkan tidak tercapai karena masyarakat sudah sehat. Kebanyakan peserta datang untuk pemeriksaan umum, serta layanan gigi seperti scaling dan tindakan minor,” ujarnya.
Kegiatan bakti sosial yang berlangsung selama dua hari ini merupakan agenda rutin tahunan Walubi sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat Indonesia.
Salah satu peserta pengobatan gratis, Tini, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan tersebut. Ia datang untuk memeriksakan gangguan penglihatan yang dialaminya.
“Saya ingin memeriksakan mata karena penglihatan sudah mulai kabur, terutama saat membaca. Tadi juga mendapat kacamata gratis. Program ini sangat membantu masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan,” katanya.
Perayaan Waisak tahun ini mengusung tema “Dharma Menjaga Perdamaian: Dharma sebagai Sumber Moral dan Kebijaksanaan dalam Menapaki Jalan Kedamaian.”










