TVRINews, Yogyakarta
Ratusan jamaah haji Kloter I Embarkasi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tiba di Yogyakarta International Airport (YIA), Selasa 2 Juni 2026 pagi, setelah mengalami keterlambatan sekitar tiga jam dari jadwal kedatangan.
Rombongan jamaah asal Kabupaten Kulon Progo tersebut mendarat sekitar pukul 05.35 WIB menggunakan pesawat Airbus A330-300 Garuda Indonesia. Padahal, sebelumnya kedatangan dijadwalkan pada pukul 03.00 WIB.
Keterlambatan terjadi karena proses keberangkatan dari Bandara Jeddah, Arab Saudi, yang juga mengalami penundaan sekitar tiga jam. Pesawat yang semula dijadwalkan lepas landas pukul 10.00 waktu setempat baru dapat berangkat pada pukul 12.00.
Selain itu, pesawat juga melakukan transit di Medan, Sumatera Utara, untuk pengisian bahan bakar (avtur) sebelum melanjutkan penerbangan ke Yogyakarta, yang turut menambah waktu perjalanan sekitar satu setengah jam.
Meski sempat tertunda, para jamaah haji tetap bersyukur dapat kembali ke Tanah Air dalam kondisi selamat.
“Alhamdulillah, meskipun ada keterlambatan, kami akhirnya tiba dengan selamat di Tanah Air tanpa kekurangan suatu apa pun. Perjalanan tetap berjalan aman,” ujar salah satu jamaah, Zuhdi Malik.
Dari total 360 jamaah dalam Kloter I Embarkasi YIA, sebanyak 357 orang tiba di Yogyakarta pada hari ini. Satu jamaah dilaporkan wafat di Tanah Suci, sementara dua jamaah lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi.
Plt Kepala Kanwil Kementerian Agama DIY, Silvi Rosetti, menjelaskan bahwa seluruh jamaah yang tiba langsung menjalani proses debarkasi setibanya di bandara.
“Pada 2 Juni 2026, Kloter 1 YIA mendarat di Yogyakarta International Airport pukul 05.35 WIB dengan jumlah 357 jamaah. Dari total 360 jamaah, satu meninggal dunia dan dua masih dirawat di Arab Saudi,” jelasnya.
Setelah tiba, para jamaah mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan serta layanan keimigrasian sebelum dipulangkan ke daerah masing-masing.










