TVRINews, Yogyakarta
Dampak perhelatan Piala Dunia 2026 dirasakan luas oleh masyarakat. Selain menggerakkan roda perekonomian melalui kegiatan nonton bareng (nobar), ajang sepak bola empat tahunan ini juga menjadi sarana transfer ilmu, khususnya bagi pemain dan ofisial sepak bola.
Hal tersebut dirasakan oleh tim Raga Putra Menoreh FC, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang saat ini tengah berlaga di kompetisi Liga 4 PSSI DIY. Di rumah manajer tim yang berlokasi di Pendoworejo, Girimulyo, Kulon Progo, para pemain dan ofisial rutin menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026.

Selama perhelatan berlangsung, televisi di lokasi tersebut hampir tidak pernah lepas dari tayangan pertandingan yang disiarkan langsung oleh TVRI Nasional dan TVRI Sport melalui program Bola Gembira. Bagi tim Raga Putra Menoreh, siaran ini bukan sekadar hiburan, melainkan juga media pembelajaran langsung dari pemain dan pelatih kelas dunia.
Saat menyaksikan pertandingan, para pemain dan ofisial tidak hanya menikmati jalannya laga, tetapi juga menganalisis strategi, skema permainan, hingga kualitas individu para pemain. Harapannya, pengetahuan tersebut dapat diadopsi untuk meningkatkan kualitas tim maupun individu pemain.
Manajer tim Raga Putra Menoreh FC, Pandaya, mengatakan bahwa siaran Piala Dunia memberikan dampak besar dalam meningkatkan motivasi pemain muda.

“Program siaran langsung Piala Dunia dari TVRI ini sangat memotivasi anak-anak, terutama yang berasal dari SSB usia 10 hingga 15 tahun. Mereka sangat antusias. Bahkan ada yang mulai tertarik untuk lebih serius menekuni sepak bola. Akses siaran yang semakin baik juga membuat mereka lebih mudah mengikuti pertandingan, meskipun tidak semua bisa menonton pada malam hari,” kata Pandaya, dikutip Kamis, 2 Juli 2026.
Hal senada disampaikan staf pelatih Raga Putra Menoreh FC, Supriyanto. Ia menilai kehadiran Piala Dunia mampu meningkatkan semangat latihan para pemain.
“Dampaknya sangat terasa. Anak-anak menjadi lebih antusias berlatih. Dengan melihat pemain-pemain berkualitas dunia, mereka semakin termotivasi untuk berkembang. Kami berharap TVRI terus menayangkan program olahraga seperti ini karena sangat bermanfaat bagi masyarakat,” kata Supriyanto.
Sementara itu, ofisial tim, Uji Sunarto, menambahkan bahwa kemudahan akses siaran turut mendorong minat generasi muda terhadap sepak bola.
“Dengan adanya Piala Dunia dan kemudahan akses melalui TVRI, anak-anak semakin termotivasi untuk mengenal dan meniru pemain-pemain dunia,” ujarnya.
Para pelatih dan ofisial Raga Putra Menoreh FC berharap momentum Piala Dunia 2026 ini dapat memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas dan prestasi sepak bola nasional.










