TVRINews, Yogyakarta
Menjelang Idul Adha, permintaan sapi kurban di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengalami peningkatan signifikan. Kondisi ini dirasakan langsung oleh Kelompok Ternak Karya Tunggal yang berada di Nyamplung Kidul, Kapanewon Gamping.
Kelompok ternak tersebut saat ini memiliki total 40 ekor sapi, dengan 30 ekor di antaranya siap untuk memenuhi kebutuhan kurban. Dari jumlah tersebut, sebanyak 18 ekor sapi telah terjual.
Sekretaris Kelompok Ternak Karya Tunggal, Trisno Dulrahman, mengungkapkan bahwa penjualan hewan kurban tahun ini menunjukkan tren yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan, sejumlah konsumen telah melakukan pemesanan sejak dua bulan sebelum hari raya dengan memberikan uang muka (DP).

"Jadi sudah dua bulan sebelumnya konsumen itu sudah mencari, dan konsumen itu sudah memesan serta sudah di-DP juga," ujar Trisno, Rabu, 6 Mei 2026.
Harga sapi di kelompok tersebut bervariasi, mulai dari Rp25 juta hingga Rp28 juta per ekor. Harga ini mengalami kenaikan rata-rata sekitar Rp1 juta dibandingkan momentum Idul Adha tahun lalu.
Adapun jenis sapi yang paling diminati oleh pembeli antara lain Peranakan Ongole, Limosin, dan Metal. Mayoritas pembeli diketahui berasal dari wilayah sekitar Sleman.
Untuk menjaga kualitas hewan kurban, kelompok ternak juga melakukan perawatan khusus menjelang Idul Adha. Perawatan tersebut meliputi pemberian vitamin serta pakan berkualitas guna memastikan kondisi sapi tetap sehat dan layak untuk dikurbankan.










