TVRINews, Yogyakarta
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Yogyakarta terus memperkuat upaya pencegahan serta penanggulangan kebakaran di kawasan Sumbu Filosofi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah meningkatkan kapasitas puluhan relawan kebakaran yang berasal dari kalangan abdi dalem Keraton Yogyakarta.
Penguatan kapasitas ini dinilai penting karena sebagian besar bangunan di kawasan Keraton didominasi material kayu yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang memadai, para relawan diharapkan mampu melakukan respons awal secara cepat sehingga risiko meluasnya kebakaran di kawasan cagar budaya berusia ratusan tahun dapat diminimalkan.
Relawan kebakaran abdi dalem atau Nrang Dahana mendapatkan berbagai materi pelatihan, mulai dari pengoperasian alat pemadam api ringan (APAR), pengenalan karakteristik api, teknik pengendalian kebakaran, sistem proteksi kebakaran, hingga penanganan kondisi darurat.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Yogyakarta, Taokhid, mengatakan peningkatan kapasitas relawan merupakan bagian dari upaya membangun sistem ketahanan kebakaran yang tidak hanya mengandalkan petugas pemadam, tetapi juga melibatkan partisipasi masyarakat.
"Dalam rangka upaya pencegahan dan pengendalian kebakaran, relawan dibekali pengetahuan mengenai deteksi kebakaran, teori-teori api, serta petunjuk keselamatan kebakaran. Sementara untuk keterampilan, mereka dilatih menggunakan APAR dan alat-alat tradisional yang dapat dimanfaatkan saat terjadi kebakaran," ujar Taokhid, dikutip Kamis, 9 Juli 2026.
Menurutnya, keberadaan relawan yang memiliki kemampuan memadai akan menciptakan ekosistem keselamatan kebakaran sekaligus menjaga kelestarian kawasan cagar budaya yang menjadi identitas Kota Yogyakarta. Harapannya, ke depan akan terwujud lingkungan yang lebih aman, tangguh, dan berkelanjutan.
Saat ini, Kota Yogyakarta memiliki dua pos pemadam kebakaran yang berada di kompleks Balai Kota dan wilayah Bener, Kemantren Tegalrejo. Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota Yogyakarta juga berencana menambah satu pos pemadam kebakaran di sekitar kawasan Alun-alun Utara guna memperpendek waktu tanggap pelayanan kedaruratan.










