TVRINews, Sleman
Di tengah kemarau panjang yang melanda sebagian besar wilayah Indonesia, keluarga besar Pondok Pesantren Baitussalam Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggelar salat istisqa di lapangan utama pondok pesantren.
Salat istisqa digelar sebagai ikhtiar memohon ampun kepada Allah SWT sekaligus memohon turunnya hujan. Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi para santri untuk mengenal dan meneladani ajaran Nabi Muhammad SAW ketika menghadapi kondisi kekeringan.
Sebanyak 950 peserta mengikuti salat istisqa tersebut. Mereka terdiri atas santri dari unit SDIT, SMPIT, dan SMAIT, serta jajaran ustaz dan ustazah Pondok Pesantren Baitussalam Prambanan.
Sebelum pelaksanaan salat, keluarga besar pondok pesantren telah melakukan sejumlah persiapan sebagaimana yang dicontohkan dalam pelaksanaan salat istisqa. Persiapan tersebut di antaranya menjalankan puasa sunah selama tiga hari berturut-turut, memperbanyak istigfar, bersedekah, serta berupaya menjauhkan diri dari perbuatan maksiat.
Imam salat istisqa, Ali Muhsin, mengatakan bahwa pelaksanaan salat istisqa tidak hanya dilakukan dengan memohon turunnya hujan, tetapi juga diawali dengan memperbanyak istigfar, sedekah, dan introspeksi diri.
“Dalam salat istisqa ini, seluruh kaum muslimin, khususnya jamaah, dianjurkan memperbanyak istigfar, memperbanyak sedekah, dan berusaha menjauhkan diri dari perbuatan maksiat. Setelah itu, baru diselenggarakan salat istisqa seperti yang kita laksanakan hari ini,” ujar Ali Muhsin, dikutip Selasa, 13 Oktober 2026.
Menurut pihak pondok pesantren, pelaksanaan salat istisqa juga menjadi bentuk kepedulian terhadap berbagai persoalan yang muncul akibat kemarau panjang, termasuk krisis air bersih dan meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia.
Melalui kegiatan tersebut, pihak Pondok Pesantren Baitussalam berharap hujan segera turun secara merata di berbagai wilayah Indonesia. Dengan demikian, kekeringan dan kekurangan air bersih yang dirasakan masyarakat dapat segera teratasi.










