TVRINews - Gunung Kidul
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul terus mengupayakan terwujudnya kemandirian penyandang disabilitas. Salah satunya melalui penyaluran bantuan alat bantu yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing penerima manfaat.
Tahun ini, sebanyak 96 penyandang disabilitas menerima bantuan alat bantu dari Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A).
Penyerahan bantuan dilaksanakan di Kompleks Bangsal Sewokoprojo, Gunungkidul, dan diserahkan oleh Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih. Bantuan yang diberikan berupa berbagai alat bantu, di antaranya kursi roda, tongkat atau alat bantu jalan, alat bantu dengar, serta kaki palsu.
Kepala Dinsos P3A Gunungkidul, Arkham Mashudi, mengatakan sebelum menerima bantuan, para calon penerima terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kondisi fisik dan proses verifikasi. Tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan alat bantu yang diberikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing penerima manfaat.
“Ini sesuai hasil pemeriksaan dari tim dokter yang sudah kita laksanakan pada bulan Juli kemarin. Jadi sebelumnya, mereka menjalani pemeriksaan terpadu untuk mengasesmen kebutuhan dari pasien yang kira-kira nanti bisa dibantu dengan alat bantu,” ujar Arkham Mashudi, Selasa, 15 September 2026.
Menurut Arkham, bantuan alat bantu tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Gunungkidul dan merupakan bagian dari program yang telah direncanakan sebelumnya. Selain memenuhi kebutuhan alat bantu, pemerintah daerah juga akan terus mendorong penyandang disabilitas agar lebih mandiri melalui berbagai program pelatihan dan pemberdayaan. Arkham menyebut program tersebut diarahkan untuk membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, toleran, penuh kekeluargaan, serta menjunjung tinggi semangat gotong royong.
Salah satu penerima bantuan, Supama, mengaku bersyukur mendapatkan kursi roda yang dapat mendukung aktivitasnya sehari-hari.
“Saya dibantu kursi roda dan saya bisa beraktivitas seperti yang lain. Kalau ini kan tidak bisa, saya orang miskin. Alhamdulillah sekali pemerintah sudah mengayomi rakyat seperti saya dan saya mengucapkan terima kasih. Saya minta doanya agar bisa bersemangat untuk meneruskan kerja seperti yang lain. Saya sebagai penyandang disabilitas mengucapkan terima kasih kepada pemerintah,” ujar Supama.
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berharap dukungan alat bantu, pelatihan, dan program pemberdayaan dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk beraktivitas, bersosialisasi, berkarya, hingga meningkatkan kemandirian ekonomi.










