TVRINews, Yogyakarta
Di tengah gempuran berbagai kuliner kekinian, makanan tradisional masih dicari dan diminati masyarakat. Di Bantul, tepatnya di Padukuhan Wonorejo II, Gadingsari, Sanden, satu keluarga masih mempertahankan dan memproduksi kuliner tradisional yang dikenal dengan nama Sagon Gulung. Kue basah tradisional ini terbuat dari adonan tepung beras ketan dan kelapa parut.
Dengan mempertahankan warisan dan resep secara turun-temurun, keluarga ini terus memproduksi sagon gulung sebagai penopang perekonomian sehari-hari.
Usaha ini sempat terhenti akibat pandemi COVID-19. Namun, dengan tekad kuat untuk meneruskan usaha orang tua, sedikit demi sedikit usaha tersebut kembali pulih dan berkembang hingga saat ini.
Sagon Gulung merupakan makanan tradisional yang dibuat dari bahan beras ketan, dibuat adonan dengan campuran santan kelapa dan gula merah hingga menjadi enten-enten.
Meski sederhana, namun proses pembuatannya membutuhkan waktu cukup lama agar adonan benar-benar matang sempurna sehingga menghasilkan cita rasa yang khas. Enten-enten kemudian digulung dengan taburan tepung beras yang dipanggang di atas tungku tanah liat hingga menjadi gulungan sagon berisi enten-enten yang dikenal dengan nama Sagon Gulung.
Muryati, pembuat Sagon Gulung, berharap usaha yang dijalaninya dapat terus berkembang karena belum banyak pelaku usaha yang memproduksi makanan tradisional tersebut.
“Yang jelas, untuk pekerjaan dan pasarannya, jarang yang membuat seperti ini. Jadi, saya kira mungkin nanti akan lebih baik dan lebih maju,” ujarnya.
Ia menambahkan, Sagon Gulung buatannya tidak hanya dipasarkan di wilayah Bantul, tetapi juga pernah menerima pesanan dari luar daerah.
“Kalau kemarin itu ada pesanan untuk dibawa ke Batam,” katanya.
Produksi rumahan ini menghabiskan bahan baku beras ketan sebanyak lima hingga enak kilogram per hari, dengan hasil sekitar 250 hingga 300 biji sagon gulung.
Sagon Gulung dipasarkan dengan harga sekitar Rp2.000 per biji melalui sistem titip jual di toko-toko jajanan di sejumlah wilayah Bantul. Di luar produksi harian, usaha ini juga melayani pesanan khusus Sagon Gulung.
Dengan cita rasa khas yang memadukan rasa manis dan gurih alami, camilan tradisional ini masih diminati para pencinta kuliner.










