TVRINews, Yogyakarta
Puluhan bendera Merah Putih menghiasi Jembatan Sesek di Padukuhan Temben, Kalurahan Ngentakrejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pemasangan bendera dilakukan warga untuk menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Suasana kemeriahan menyambut bulan kemerdekaan terlihat di jembatan yang menjadi akses penghubung antara Kabupaten Kulonprogo dan Kabupaten Bantul tersebut sejak beberapa hari terakhir.
Sekitar 50 bendera Merah Putih dipasang berjajar di sisi kanan dan kiri jembatan. Seluruh bendera yang digunakan tahun ini merupakan bendera baru karena bendera sebelumnya rusak akibat terdampak banjir Sungai Progo.
Salah seorang warga, Suharno, mengatakan pemasangan bendera menjadi tradisi warga menjelang bulan Agustus untuk menambah semarak suasana peringatan kemerdekaan.
"Itu kan menjelang Agustusan, jadi biar kelihatan meriah. Sebelum Agustus itu biasanya sudah dipasang," ujar Suharno.
Jembatan Dibangun Swadaya Warga
Jembatan Sesek merupakan jembatan musiman yang dibangun secara swadaya oleh warga setiap musim kemarau, ketika debit Sungai Progo mulai surut.
Jembatan dengan panjang sekitar 160 meter tersebut menjadi akses penting bagi warga Kalurahan Ngentakrejo dan Gulurejo yang beraktivitas menuju wilayah Bantul.
Selain digunakan anak-anak untuk berangkat ke sekolah, jembatan tersebut juga dimanfaatkan warga untuk bekerja, mencari rumput, hingga menikmati suasana di sekitar Sungai Progo.
Warga lainnya, Nurdi Suyanto, mengatakan pembangunan Jembatan Sesek dilakukan secara rutin setiap tahun untuk membantu masyarakat yang membutuhkan akses penyeberangan.
"Ini dibangun untuk menolong orang yang lewat, dan ini rutin setiap tahun," ungkap Nurdi.
Menurut Nurdi, pembangunan jembatan dilakukan dengan mengandalkan dana swadaya dari 12 warga. Masing-masing warga menyumbangkan sekitar Rp3 juta untuk mendukung pembangunan jembatan.
"Ini dibangun dari dana swadaya 12 orang. Setiap orang urunan 3 juta," ucapnya.
Warga yang melintasi jembatan tersebut biasanya memberikan uang sukarela sebesar Rp3.000 untuk sekali menyeberang. Dana tersebut digunakan untuk mendukung operasional dan pembangunan jembatan.
Pemasangan puluhan bendera Merah Putih di sepanjang Jembatan Sesek tidak hanya mempercantik jalur penghubung antarkabupaten tersebut, tetapi juga menjadi simbol semangat warga dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.









