TVRINews, Sleman
Keberadaan lapangan di tingkat kampung atau desa menjadi aset vital yang mendorong kemajuan Kabupaten Sleman, baik dari sektor olahraga, ekonomi lokal, maupun interaksi sosial dan budaya.
Fasilitas publik tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat bermain atau beraktivitas fisik, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas.
Hal tersebut disampaikan Bupati Sleman, Harda Kiswaya, saat menyambangi tasyakuran warga Kopen Rejo RW 15, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, atas terbangunnya lapangan voli di wilayah tersebut.
Menurutnya, keberadaan lapangan sederhana ini diharapkan mampu menjadi media bagi warga untuk hidup lebih sehat. Selain itu, lapangan tersebut dapat menjadi sarana mempererat tali silaturahmi serta memperkuat persatuan di kalangan warga.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, mengapresiasi semangat kebersamaan dan kerukunan warga RW 15 Kopen Rejo dalam membangun fasilitas tersebut.
“Tentu kami amat sangat mengapresiasi guyub rukunnya warga RW 15 ini. Mudah-mudahan ini menjadi modal dasar untuk Kopen Rejo agar semakin baik dan semakin maju pembangunannya,” ujar Harda, dikutip Senin, 31 Agustus 2026.
Selain difungsikan sebagai tempat berlatih dan bermain voli, lapangan tersebut juga digunakan sebagai tempat berkreasi serta menjadi arena perlombaan dan hiburan warga dalam memperingati Hari Kemerdekaan.
Keberadaan lapangan kampung diharapkan mampu menjadi katalisator pembangunan daerah, meningkatkan aspek sosial dan ekonomi, serta mendukung kelestarian budaya lokal.









