TVRINews, Yogyakarta
Sebanyak 38 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sleman menjalani pemusatan latihan intensif sejak 21 Juli hingga 13 Agustus 2026 sebagai persiapan untuk upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Setelah menyelesaikan latihan, mereka akan memasuki masa karantina pada 14–18 Agustus 2026, dengan prosesi pengukuhan dijadwalkan berlangsung pada 15 Agustus 2026 sore.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sleman, Muhamad Aji Wibowo, menegaskan menjelang pelaksanaan tugas pada 17 Agustus, kesiapan seluruh anggota menjadi perhatian utama dalam penyiapan Paskibraka.
Mereka tidak diproyeksikan sebatas memiliki ketangkasan baris-berbaris. Namun, lebih dari itu, para pelajar digembleng untuk mengemban peran strategis sebagai Duta Pancasila dan penangkal pengaruh negatif di lingkungan generasi muda.
“Jadi, harapan saya Paskibraka ini kan anak-anak pilihan. Tugasnya satu tahun. Karena Agustus ini perdana, nanti 1 Juni penurunan, ya anak-anak ini. Jadi, Paskibraka 2026 ini tugas di 17 Agustus 2026 dan 1 Juni 2027,” ujar Muhamad Aji Wibowo, dikutip Rabu, 12 Agustus 2026.
Sementara itu, salah seorang Paskibraka Sleman, Kholifa Rauf Dzulfadli, mengungkapkan perjalanan menjadi Paskibraka merupakan proses belajar yang panjang.
Menurutnya, menjadi seorang Paskibraka bukanlah sekadar mengenakan seragam dan menjalankan tugas upacara. Di baliknya terdapat proses panjang yang menuntut disiplin, ketangguhan, tanggung jawab, kerja sama, nasionalisme, dan keteladanan.
Pelajar SMK Negeri 2 Depok Sleman ini berharap pengalaman sebagai Paskibraka tidak berhenti setelah tugas kenegaraan selesai. Namun, ia dan rekan-rekan lainnya dapat terus membawa semangat Pancasila dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.
“Untuk cerita saya sendiri, itu cukup senang bisa mengikuti kegiatan Paskibraka Sleman 2026, yang awalnya ikut seleksi bulan Juni dan sampai sekarang, alhamdulillah saya sudah diterima. Selama latihan juga sudah menerapkan beberapa karakter dan pelatih juga memberikan ilmu PBB serta karakter dan attitude. Itu juga diberikan oleh pelatih,” kata Kholifa.
Setelah menuntaskan tugas utama pengibaran dan penurunan bendera pada upacara detik-detik Proklamasi 17 Agustus di Lapangan Denggung, ke-38 Paskibraka Sleman dijadwalkan hadir dalam audiensi resmi dan diterima langsung oleh Gubernur DIY di Bangsal Kepatihan pada tanggal 18 Agustus 2026.










