TVRINews, Yogyakarta
Masa libur sekolah dimanfaatkan Masjid Al-Ghozali untuk menggelar kegiatan khitanan massal bagi anak-anak di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan sosial yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Suasana halaman Masjid Al-Ghozali tampak dipadati peserta khitanan beserta keluarga mereka. Sebanyak 50 anak dari berbagai wilayah di DIY mengikuti kegiatan tersebut.
Pelaksanaan khitanan melibatkan tenaga medis profesional sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan aman. Tingginya minat masyarakat terlihat dari kuota peserta yang terpenuhi hanya dalam waktu satu minggu sejak pendaftaran dibuka.
Ketua Masjid Al-Ghozali, Ghozali Mukri, mengatakan kegiatan ini sengaja digelar pada masa libur sekolah agar lebih nyaman bagi anak-anak sekaligus memberi waktu pemulihan sebelum kembali masuk sekolah.
Menurutnya, khitanan massal tidak hanya bermanfaat dari sisi kesehatan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu.
“Dipilihnya masa libur sekolah karena anak-anak sedang libur. Di Yogyakarta, banyak orang tua memang memilih mengkhitankan anaknya saat liburan sekolah. Karena itu, momentum ini kami manfaatkan untuk membantu masyarakat melalui khitanan massal,” ujar Ghozali.
Salah satu orang tua peserta, Taufan Ammar, mengaku sangat terbantu dengan adanya program khitanan massal gratis tersebut. Ia mendaftarkan putranya yang duduk di kelas IV sekolah dasar untuk mengikuti kegiatan ini.
“Program seperti ini sangat membantu masyarakat, terutama yang kurang mampu. Harapannya bisa terus dilaksanakan secara rutin dan menjangkau lebih banyak peserta,” kata Taufan.
Melalui kegiatan ini, pengurus Masjid Al-Ghozali berharap dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus mendukung kesehatan anak-anak.
Selain khitanan massal, Masjid Al-Ghozali juga rutin melaksanakan kegiatan sosial lainnya, termasuk penyaluran santunan kepada sekitar 200 anak yatim dan 50 janda di wilayah Banguntapan Selatan, Bantul setiap peringatan hari jadi masjid.










