TVRINews, Yogyakarta
Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur afirmasi resmi dimulai pada Senin (22/6). Sejumlah sekolah, termasuk SMK Negeri 1 Panjatan, Kulon Progo, tetap membuka layanan bagi calon siswa yang ingin mendaftar maupun berkonsultasi terkait pilihan jurusan.
Pihak sekolah menyiapkan belasan guru sebagai petugas layanan untuk membantu calon siswa menentukan jurusan atau bidang keahlian yang sesuai dengan minat dan bakat masing-masing.
Pada hari pertama pelaksanaan SPMB, seleksi dibuka untuk tiga jalur, yakni afirmasi, mutasi, dan prestasi. Tingginya minat pendaftar terlihat dari jumlah kursi yang telah terisi di SMKN 1 Panjatan.
Dari total kuota sekitar 80 kursi yang disediakan untuk lima bidang keahlian, sekitar 70 persen di antaranya telah terisi oleh calon siswa baru. Proses seleksi untuk ketiga jalur tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, hingga Selasa, 23 Juni 2026.
Sementara itu, seleksi melalui jalur domisili atau reguler akan dilaksanakan pada Rabu hingga Kamis mendatang.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN 1 Panjatan, Tomang Ade Prapanca, mengatakan bahwa untuk jalur afirmasi terdapat lima jurusan dengan total delapan rombongan belajar. Kuota yang disediakan sekitar 80 siswa, dan hingga saat ini sekitar 70 persen telah terisi.
“Untuk jalur afirmasi, kami memiliki lima jurusan dengan delapan rombongan belajar. Kuotanya sekitar 80-an siswa. Hingga saat ini kurang lebih sudah terpenuhi sekitar 70 persen dari total kuota,” ujarnya.
Menurut pihak sekolah, pelaksanaan SPMB tahun ini tidak mengalami banyak perubahan dibandingkan tahun sebelumnya, baik dari sisi mekanisme pendaftaran maupun besaran kuota di masing-masing jalur.
Meski demikian, berdasarkan hasil pemantauan, masih terdapat calon siswa yang belum melengkapi tahapan penting dalam proses SPMB, seperti pembuatan akun dan pengambilan token pendaftaran. Kondisi tersebut berpotensi membuat calon peserta kehilangan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di sekolah negeri.










